Yudisium Prodi PAI STAI Miftahul Ulum Pamekasan

Hari ini 28 Desember 2018 prodi PAI melaksanakan yudisium, acara ini merupakan rangkaian dari acara wisuda yang akan dilaksanakan pada hari Ahad 29 Desember 2018. Dari 106 mahasiswa PAI yang akan ikut wisuda, ada 4 mahasiswa yang tidak bisa hadir karena sakit. Dan yudisium ini hanya di ikuti oleh mahasiswi saja, karena memang di kampus yang berdiri ditengah Pesantren ini prosesi wisudanya dilaksanakan secara terpisah antara cowok dan cewek.

Acara yudisium ini tentu untuk memberikan pesan akhir dari pihak kampus, khususnya oleh prodi PAI itu sendiri. Meski demikian, pada acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua STAI Miftahul Ulum Pamekasan RKH. Taufik, M.Pd.I. Beliau juga memberikan beberapa arahan kepada mahasiswi yang akan diwisuda.

Tidak hanya itu, acara yudisium ini juga dihadiri oleh PK1 Rusdianto, M.Sos.I dan PK2 H. Moh Ramli, MH. Hadir juga PK3 R. Malthuful Anam, M.Pd.I bersama dengan Yayasan Kebunbaru Dr. Chatib, M.Pd.I.

Dari sekian mahasiswi yang hadir, terlihat sangat antusias dan haru mendengarkan beberapa pesan yang disampaikan oleh ketua prodi PAI Abd. Ghani, M.Pd.I. Pasalnya ada salah satu pesan yang menyentuh hati para peserta, salah satunya adalah bahwa di era ini alumni harus merasa bodoh ketimbang merasa paling ngerti dan pintar di tengah-tengah kebanyakan org merasa paling pintar dan benar. Sebab jika merasa paling bodoh, maka mhswa akan terdorong lagi untuk terus belajar dan mencari ilmu.

“Ketika mahasiswa kembali ke Masyarakat, bergabunglah dengan organisasi yang santun, yang selalu menjaga nilai-nilai akhlakul karimah. Oleh sebab itu, mahasiswi bisa masuk ke fatayat atau muslimat.” Sambung ketua prodi PAI ketika menyampaikan pesan-pesannya.

Dan yang terpenting juga dari pesan ketua prodi PAI adalah bahwa alumni PAI harus mengawali pendidikan informasi dalam masyarakat. Sebab dalam perkembangan digital ini, anak-anak melenial tantangannya yaitu informasi, utamanya di media sosial.

Reporter: Vicky
Editor: Admin

admin
Kami menerima tulisan dalam bentuk essai, opini, resensi, cerpen; baik dosen, mahasiswa, maupun umum selama tidakmenyinggung unsur SARA dan pornografi. Admin berhak mengedit tulisan yang masuk, dan artikel yang dimuat berada dalam tanggung jawab penulis masing-masing. Untuk berkontribusi, kunjungi menu "Kontribusi" di pojok kanan atas.

Leave a Reply